Allah, doa, islam, shalat
shalat: duduk antara dua sujud
Di islam dalam Juli 19, 2010 pada 7:22 am
Setiap hari kita memohon didalam sholat kita, tetapi sayangnya, kita hanya memohon tanpa memahami…. sekedar terucap dibibir, tetapi tidak tersentuh dari hati kita selama ini.
Marilah kita mulai menghayati ketika kita duduk di antara dua sujud semasa sholat….. dengan rendah hati nyatakanlah permohonan ampun kepada ALLAH SWT.
Rabbighfirlii ( Tuhanku, ampuni aku ) …… diamlah sejenak, buka dada dan diri kita untuk menerima ampunan dari ALLAH seperti membuka diri ketika merasakan hembusan angin sepoi-sepoi atau menerima curahan air hujan ketika kita masih kecil
Warhamni ( sayangi aku ) …. diam dan tundukkanlah diri kita untuk menerima kasih-sayang ALLAH yang tak terhitung besarnya ..bukalah dada kita seluas-luasnya agar semakin banyak kasih-sayang ALLAH yg kita terima ….
Wajburnii ( tutuplah aib-aibku ) ……
Warfa’nii ( angkatlah derajatku ) ……
Warzuqnii ( berilah aku rezeki ) ……
Wahdinii ( berilah aku petunjuk ) ……
Wa’Aafinii ( sehatkan aku ) …
Wa’fuannii ( maafkan aku ) …
Perlu disadari itulah satu bagian dalam rangkaian tiap rakaat shalat yang, by design, merupakan saat kita bermohon utk personal diri kita sendiri. Semua yg kita perlukan didunia ini termaktub dlm rangkaian indah bacaannya. Sudah sepatutnya disaat itu kita benar2 bermohon. Bermohon yg sebenar2nya.
Bukan mustahil, kita akan menangis di setiap duduk antara dua sujud…jika kita menyadarinya. Wallahualam.
Forwar from Radias Zasra note's Fb
shalat: duduk antara dua sujud
Di islam dalam Juli 19, 2010 pada 7:22 am
Setiap hari kita memohon didalam sholat kita, tetapi sayangnya, kita hanya memohon tanpa memahami…. sekedar terucap dibibir, tetapi tidak tersentuh dari hati kita selama ini.
Marilah kita mulai menghayati ketika kita duduk di antara dua sujud semasa sholat….. dengan rendah hati nyatakanlah permohonan ampun kepada ALLAH SWT.
Rabbighfirlii ( Tuhanku, ampuni aku ) …… diamlah sejenak, buka dada dan diri kita untuk menerima ampunan dari ALLAH seperti membuka diri ketika merasakan hembusan angin sepoi-sepoi atau menerima curahan air hujan ketika kita masih kecil
Warhamni ( sayangi aku ) …. diam dan tundukkanlah diri kita untuk menerima kasih-sayang ALLAH yang tak terhitung besarnya ..bukalah dada kita seluas-luasnya agar semakin banyak kasih-sayang ALLAH yg kita terima ….
Wajburnii ( tutuplah aib-aibku ) ……
Warfa’nii ( angkatlah derajatku ) ……
Warzuqnii ( berilah aku rezeki ) ……
Wahdinii ( berilah aku petunjuk ) ……
Wa’Aafinii ( sehatkan aku ) …
Wa’fuannii ( maafkan aku ) …
Perlu disadari itulah satu bagian dalam rangkaian tiap rakaat shalat yang, by design, merupakan saat kita bermohon utk personal diri kita sendiri. Semua yg kita perlukan didunia ini termaktub dlm rangkaian indah bacaannya. Sudah sepatutnya disaat itu kita benar2 bermohon. Bermohon yg sebenar2nya.
Bukan mustahil, kita akan menangis di setiap duduk antara dua sujud…jika kita menyadarinya. Wallahualam.
Forwar from Radias Zasra note's Fb
Komentar
Posting Komentar