Langsung ke konten utama

Euforia Sarjana Pendidikan

Alhamdulillahirabbil 'alamiin, sembah sujud syukurku pada Allah SWT yang telah memudahkan langkahku meraih impianku dan impian kedua orangtuaku, serta abangku. Tepat pada 28 Juni 2012 aku dinyatakan lulus dalam sidang ujian skripsi di Ruang sidang Jurusan Sosiologi UNP. 
Suatu perasaan yang tak bisa diungkapkan saat aku mencium tangan mama dan dipeluk mama sesaat pulang sidang. aku pulang dengan membawa gelar S.Pd alias sarjana pendidikan yang selama 4 tahun 10 bulan aku perjuangkan.
Dan pada tanggal 29 September 2012 akhirnya aku memakai toga, pakaian yang hanya dipakai oleh mereka yang telah melewati masa2 kuliah dan skripsi/ TA yang diakhiri dengan sidang.
Pada hari itu aku menerima ijazah dengan nama "Lyna maghfirah,S.Pd"
Meskipun itu adalah awal perjuanganku di kehidupan yang nyata, namun syukurku karena telah menorehkan 1 senyuman untuk mama, papa dan abang.
semoga Allah mengizinkanku untuk menorehkan senyuman2 berikutnya....


Foto keluarga pertama yang lengkap dengan moment yang indah,,, ^^

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Menuju 25 Tahun

Sangat tidak terasa hampir 1/4 abad perjalanan kehidupan gw lalui. tak kurang 33 hari lagi, usia yang dikatakan orang-orang adalah usia yang matang bagi seorang wanita. namun tetap saja gw masih seperti usia 20tahun -__- kata teman2 gw tampang belum menunjukkkan usia gw, menurut gw karena faktor gw anak bungsu dan anak perempuan satu-satunya dirumah, jadi gw berkarakter manja, dan sering main sama adek kelas,, hehe

seuntai do'a untuk impian

Ya ALLAH, Aku berdoa untuk seorang pria yang akan menjadi bagian dari hidupku. Seorang yang sungguh mencintaiMU lebih dari segala sesuatu. Seorang pria yang akan meletakkanku pada posisi kedua di hatinya setelah Engkau. Seorang pria yang hidup bukan untuk dirinya sendiri tetapi untukMU. Wajah ganteng dan daya tarik fisik tidaklah penting. Yang paling penting adalah sebuah hati yang sungguh mencintai dan haus akan Engkau dan memiliki keinginan untuk menjadi seperti Engkau (menauladani sifat-sifat Agung Mu). Dan ia haruslah mengetahui bagi siapa dan untuk apa ia hidup, sehingga hidupnya tidaklah sia-sia.