Langsung ke konten utama

Postingan

Cerita Hati

Menjelang Fajar! ************************************************* Flashback ke masa remaja, aku ingin bercerita tentang kisah yang dialami hatiku, kisah cinta masa-masa di sekolah hingga kuliahku. Kisah hatiku tidak pernah berjalan mulus, sering pedekate tapi jarang jadian,, haha(seneng lo!) ya, tapi semua seru, yang paling berkesan dan sangat manis adalah ketika aku tamat SMA, dimana aku bertemu dg lelaki yang luar biasa, lelaki yang sangat aku idam-idamkan. bisa dibilang Sempurna, meski gak ada manusia sempurna. Kisah ini yang paling manis dialami hatiku, dia membimbingku semakin mengenal agama (meski sebelumnya aku memang notabene berasal dari keluarga taat agama) dia mengenalkanku tentang islam dan aturan-aturan secara kaffah. yang pada akhirnya entah kenapa (mudah-mudahan hidayah) seiring waktu kisah ini bertambah manis, tapi satu hal dia tidak pernah menyentuhku (luar Biasa) kami dimabuk asmara, cinta ini semakin menggebu. hal ini diperhatikan orang tuaku, dan orang tuaku se...

Hidup yang sempurna

Setiap langkah kaki yang lalui sepanjang hidupku adalah pikiranku. ********************************************************************** Night... Malam ini adalah malam kesekeian kalinya perenunganku, yak semenjak aku memasuki tahun ke tiga alias semester 6 kuliahku, semakin terasa beratnya kehidupan dan masa depan yang akan kujalani. Maybe, karena umurku melebihi teman2 seangkatanku yang rata-rata berbeda usia 2tahun. But entahlah, mungkin ada juga yang merasakan seperti yang kurasakan. And now aku udah berada di semester 8, kalo menurut prosedur udah gak ada lagi jadwal kuliah karena pada masa ini mahasiswa kependidikan memasuki Praktek lapangan di Sekolah. Namun aku memilih untuk memperbaiki nilai-nilai yang masih belum mencapai targetku. Ada beberapa yang berprasangka aku tidak lulus Micro teaching, namun itu semua salah. Alasan utama aku tidak mendapatkan tempat PL di padang dan untuk PL diluar kota aku benar-benar tidak siap. However aku cuma punya pilihan lanjut PL kembali b...

Kategori Cinta Berdasarkan Al-Qur'an & Hadist

Menurut hadis Nabi, orang yang sedang jatuh cinta cenderung selalu mengingat dan menyebut orang yang dicintainya (man ahabba syai’an katsura dzikruhu), kata Nabi, orang juga bisa diperbudak oleh cintanya (man ahabba syai’an fa huwa `abduhu). Kata Nabi juga, ciri dari cinta sejati ada tiga : lebih suka berbicara dengan yang dicintai dibanding dengan yang lain, lebih suka berkumpul dengan yang dicintai dibanding dengan yang lain,lebih suka mengikuti kemauan yang dicintai dibanding kemauan orang lain/diri sendiri Bagi orang yang telah jatuh cinta kepada Allah SWT, maka ia lebih suka berbicara dengan Allah Swt, dengan membaca firman Nya, lebih suka bercengkerama dengan Alloh SWT dalam I`tikaf, dan lebih suka mengikuti perintah Alloh SWT daripada perintah yang lain.

Motivasi and Inspirasi

1.Bunda Theresa: —► Jika Anda hanya berusaha menilai seseorang, maka Anda tidak akan pernah dapat menyayangi mereka —► Jika kita tidak bisa mencintai orang-orang yang dapat kita lihat, Bagaimana kita bisa mencintai Tuhan yang tak terlihat?

Shalat: Duduk antara dua sujud

Allah, doa, islam, shalat shalat: duduk antara dua sujud Di islam dalam Juli 19, 2010 pada 7:22 am Setiap hari kita memohon didalam sholat kita, tetapi sayangnya, kita hanya memohon tanpa memahami…. sekedar terucap  dibibir, tetapi tidak tersentuh dari hati kita selama ini. Marilah kita mulai menghayati ketika kita duduk di antara dua sujud semasa sholat….. dengan rendah hati nyatakanlah permohonan ampun kepada ALLAH SWT.

seuntai do'a untuk impian

Ya ALLAH, Aku berdoa untuk seorang pria yang akan menjadi bagian dari hidupku. Seorang yang sungguh mencintaiMU lebih dari segala sesuatu. Seorang pria yang akan meletakkanku pada posisi kedua di hatinya setelah Engkau. Seorang pria yang hidup bukan untuk dirinya sendiri tetapi untukMU. Wajah ganteng dan daya tarik fisik tidaklah penting. Yang paling penting adalah sebuah hati yang sungguh mencintai dan haus akan Engkau dan memiliki keinginan untuk menjadi seperti Engkau (menauladani sifat-sifat Agung Mu). Dan ia haruslah mengetahui bagi siapa dan untuk apa ia hidup, sehingga hidupnya tidaklah sia-sia.